Pesan WhatsApp Terjadwal iPhone Mulai Diuji, Begini Caranya
Prime Headline – WhatsApp mulai menguji fitur yang dapat membuat pengiriman pesan menjadi lebih fleksibel bagi pengguna iPhone. Melalui fitur pesan terjadwal, pengguna bisa menyiapkan sebuah pesan lebih awal lalu menentukan kapan pesan tersebut dikirim. Kehadiran fungsi ini dapat membantu pengguna yang sering mengirim pengingat, informasi pekerjaan, atau pesan pada waktu tertentu. Namun, fitur tersebut masih berada dalam tahap pengujian beta. Artinya, belum semua pengguna WhatsApp di iPhone bisa mencobanya.
Pesan WhatsApp Terjadwal iPhone Mulai Masuk Tahap Pengujian
Fitur pesan WhatsApp terjadwal iPhone mulai tersedia untuk sebagian pengguna WhatsApp beta melalui TestFlight. Berdasarkan laporan yang beredar pada 25 Oktober 2026, pengujian ditemukan pada WhatsApp beta untuk iOS versi 26.42.10.19. Sebelumnya, fungsi serupa telah diuji kepada sebagian pengguna beta Android pada awal Oktober. Pengembangannya sendiri dilaporkan sudah terlihat sejak beberapa bulan sebelumnya. Perlu dicatat, ketersediaan pada versi beta tidak berarti fitur telah diluncurkan kepada seluruh pengguna. WhatsApp masih dapat melakukan perubahan pada tampilan, batas waktu, maupun mekanisme fitur sebelum versi stabil tersedia.
Cara Menjadwalkan Pesan Dibuat Cukup Sederhana
Mekanisme yang sedang diuji dibuat dekat dengan kebiasaan pengguna ketika mengirim pesan biasa. Pengguna terlebih dahulu menulis pesan pada kolom percakapan. Setelah itu, tombol kirim ditekan dan ditahan hingga muncul opsi untuk menjadwalkan pengiriman. Pengguna kemudian dapat memilih tanggal dan jam yang diinginkan. Setelah pengaturan dikonfirmasi, pesan masuk ke daftar terjadwal dan menunggu waktu pengiriman. Pendekatan tersebut cukup praktis karena pengguna tidak perlu membuka menu yang terlalu jauh dari ruang percakapan. Namun, tampilan akhir masih mungkin berubah selama proses pengujian berlangsung.
Jadwal Pengiriman Bisa Diatur hingga Dua Minggu
Dalam versi beta yang dilaporkan, WhatsApp memberikan rentang waktu tertentu untuk mengatur pengiriman. Pesan dapat dijadwalkan mulai sekitar 10 menit setelah waktu saat ini hingga maksimal dua minggu ke depan. Batas tersebut membuat fitur lebih cocok untuk kebutuhan jangka pendek. Misalnya, pengguna dapat menyiapkan pengingat rapat untuk esok hari atau pesan ulang tahun beberapa hari sebelumnya. Menurut saya, batas dua minggu juga dapat membantu menjaga daftar pesan terjadwal agar tidak terlalu panjang. Meski demikian, WhatsApp masih dapat mengubah batas waktu tersebut berdasarkan hasil pengujian dan masukan pengguna beta.
Baca Juga: Lenovo Legion 5i Gen 11 Tawarkan Performa Serius untuk Kerja dan Gaming
Pesan Tetap Bisa Dikirim Saat iPhone Tidak Terhubung Internet
Salah satu bagian menarik dari pengujian ini adalah mekanisme pengiriman setelah jadwal dibuat. Berdasarkan laporan mengenai versi beta, pesan yang sudah dijadwalkan dapat diproses pada waktu yang ditentukan meskipun perangkat pengirim sedang tidak terhubung ke internet. Artinya, pengguna tidak harus memastikan iPhone selalu aktif secara daring tepat ketika jadwal pengiriman tiba. Mekanisme semacam ini membuat fitur lebih berguna dibandingkan sekadar pengingat untuk mengirim pesan secara manual. Namun, karena fitur masih diuji, detail teknis mengenai proses penyimpanan dan pengiriman tetap dapat disempurnakan sebelum peluncuran yang lebih luas.
Bukan Hanya Pesan Teks yang Bisa Dijadwalkan
Pengujian fitur tidak terbatas pada pesan berbentuk teks. Pengguna juga dapat menjadwalkan tautan, foto, dan video untuk dikirim kemudian. Meski demikian, terdapat batasan pada media. Setiap pesan terjadwal dalam pengujian hanya dapat membawa satu foto atau satu video. Batas tersebut membuat mekanismenya berbeda dari pengiriman beberapa media sekaligus dalam pesan biasa. Dukungan terhadap foto dan video tetap memberikan fleksibilitas lebih luas. Pengguna, misalnya, dapat menyiapkan materi informasi atau gambar tertentu agar terkirim pada waktu yang telah direncanakan.
WhatsApp Menyediakan Tempat untuk Melihat Pesan Terjadwal
Mengatur pesan jauh hari tentu membutuhkan sistem pengelolaan yang mudah ditemukan. Karena itu, WhatsApp menyediakan bagian khusus untuk melihat pesan yang telah dijadwalkan. Dalam versi pengujian, daftar tersebut dapat diakses melalui informasi percakapan. Pengguna bisa mengecek kembali pesan yang menunggu waktu pengiriman. Dengan demikian, risiko lupa terhadap pesan yang pernah disiapkan dapat dikurangi. Fitur pengelolaan juga penting ketika pengguna memiliki beberapa pesan terjadwal dalam satu percakapan. Sebelum waktunya tiba, pengguna masih mempunyai kesempatan untuk mengevaluasi apakah pesan tersebut tetap perlu dikirim.
Pesan Terjadwal Bisa Dihapus Sebelum Terkirim
Rencana dapat berubah setelah sebuah pesan dijadwalkan. WhatsApp mengantisipasi kondisi tersebut dengan menyediakan pilihan untuk menghapus pesan sebelum waktu pengiriman tiba. Pengguna dapat membuka daftar pesan terjadwal pada informasi percakapan, lalu membatalkan pesan yang tidak lagi diperlukan. Berdasarkan mekanisme yang sedang diuji, penerima tidak mendapatkan pemberitahuan ketika pesan terjadwal dihapus sebelum dikirim. Hal ini cukup penting dari sisi pengalaman pengguna. Sebab, penerima tidak perlu mengetahui adanya pesan yang pada akhirnya memang tidak pernah dikirim ke ruang percakapan mereka.
Fitur Juga Dapat Digunakan dalam Percakapan Grup
Pesan terjadwal tidak hanya dirancang untuk percakapan pribadi. Fitur tersebut juga sedang diuji untuk grup WhatsApp. Namun, terdapat mekanisme khusus terkait keanggotaan grup. Pesan dijadwalkan berdasarkan anggota yang sudah bergabung ketika jadwal dibuat. Dengan demikian, anggota yang baru masuk setelah pesan dijadwalkan tidak otomatis menjadi penerima pesan tersebut. Mekanisme ini menarik karena komposisi grup WhatsApp dapat berubah sewaktu-waktu. Selain itu, pengguna perlu memperhatikan konteks pesan jika menjadwalkannya terlalu jauh dari waktu penulisan. Informasi yang relevan hari ini belum tentu tetap sesuai beberapa hari kemudian.
Enkripsi End-to-End Tetap Menjadi Bagian Perlindungan Pesan
WhatsApp dilaporkan tetap mempertahankan perlindungan enkripsi end-to-end untuk pesan yang dijadwalkan. Dengan demikian, keberadaan fitur baru tidak dimaksudkan untuk menghilangkan model perlindungan yang digunakan pada percakapan WhatsApp. Aspek keamanan menjadi penting karena sistem perlu menangani pesan sebelum waktu pengiriman tiba. Namun, pengguna juga tetap perlu menjaga keamanan perangkat dan akun. Enkripsi tidak menggantikan perlindungan seperti kunci layar, verifikasi akun, dan kewaspadaan terhadap akses perangkat oleh orang lain. Jadi, fitur penjadwalan menambah fungsi pengiriman tanpa mengubah pentingnya kebiasaan keamanan pengguna.
Peluncuran untuk Semua Pengguna Masih Perlu Ditunggu
Meski pengujian pada iPhone mulai meluas, belum ada kepastian kapan fitur pesan terjadwal tersedia bagi seluruh pengguna WhatsApp. Pengujian beta biasanya digunakan untuk melihat kestabilan fungsi sekaligus mengumpulkan masukan sebelum peluncuran yang lebih besar. Selain itu, fitur yang ditemukan dalam versi beta masih dapat berubah atau bahkan ditunda. Karena itu, pengguna versi reguler sebaiknya menunggu pembaruan resmi daripada menganggap fungsi tersebut sudah tersedia di semua perangkat. Jika akhirnya dirilis secara luas, pesan terjadwal berpotensi menjadi salah satu fitur praktis untuk mengatur komunikasi tanpa harus selalu mengirim pesan secara manual pada waktu tertentu.
