Update Medali Asian Games 2026: Posisi Indonesia Bertahan, Thailand Turun
Prime Headline – Persaingan dalam klasemen medali Asian Games 2026 kembali bergerak menjelang berakhirnya pesta olahraga Aichi-Nagoya. Hingga Sabtu malam, 3 Oktober 2026, Indonesia berada di peringkat ke-15 dengan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Sementara itu, perubahan terjadi di papan atas dan tengah. India naik ke posisi keempat, Iran menembus urutan keenam, sedangkan Thailand turun ke peringkat ketujuh.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Memasuki Fase Akhir
Perubahan posisi masih terjadi dalam klasemen medali Asian Games 2026 menjelang hari penutupan. China tetap menguasai posisi teratas dengan 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu berdasarkan snapshot Sabtu malam. Jepang mengikuti di urutan kedua, sedangkan Korea Selatan berada di posisi ketiga. Namun, persaingan lebih dinamis terlihat mulai peringkat keempat. India, Uzbekistan, Iran, dan Thailand hanya dipisahkan oleh perolehan emas yang relatif berdekatan. Oleh karena itu, tambahan satu atau dua emas masih dapat memengaruhi posisi akhir beberapa negara.
India Melompat ke Posisi Keempat
India menjadi salah satu kontingen yang mengalami pergerakan penting pada Sabtu. Tambahan medali emas membawa mereka ke peringkat keempat dengan koleksi 21 emas, 27 perak, dan 37 perunggu. Salah satu emas pada hari tersebut datang dari kriket putra. India mengalahkan Pakistan dengan selisih 19 run pada pertandingan final. Hasil itu sekaligus melengkapi keberhasilan India meraih emas kriket putra dan putri di Aichi-Nagoya. Dengan tambahan tersebut, India mampu melewati Uzbekistan dalam susunan klasemen sementara.
Uzbekistan Tergeser Meski Sama-Sama Mengoleksi 21 Emas
Uzbekistan harus turun ke peringkat kelima meski memiliki jumlah emas yang sama dengan India, yakni 21 keping. Perbedaannya terlihat pada koleksi perak. India memiliki 27 perak, sementara Uzbekistan mengumpulkan 25 perak berdasarkan snapshot klasemen Sabtu malam. Dalam sistem pemeringkatan medali Asian Games, jumlah emas menjadi pembanding pertama. Jika jumlah emas sama, perolehan perak kemudian menentukan posisi. Karena itu, selisih dua medali perak cukup untuk menempatkan India satu tingkat di atas Uzbekistan.
Iran Naik dan Thailand Bergeser ke Posisi Ketujuh
Perubahan juga terjadi tepat di bawah Uzbekistan. Iran naik ke peringkat keenam dengan 19 emas, 18 perak, dan 15 perunggu. Sementara itu, Thailand bergeser ke posisi ketujuh dengan 18 emas, 13 perak, dan 21 perunggu. Persaingan keduanya memperlihatkan betapa satu medali emas dapat berdampak besar terhadap urutan klasemen. Meski Thailand masih memiliki peluang menambah medali, waktu kompetisi semakin terbatas karena Asian Games 2026 akan ditutup pada Minggu, 4 Oktober. OCA mencatat upacara penutupan memang dijadwalkan pada tanggal tersebut.
Hong Kong Naik ke Peringkat Kesembilan
Hong Kong juga mengalami pergerakan dengan menembus posisi kesembilan. Kontingen Hong Kong tercatat mengoleksi 11 emas, 19 perak, dan 24 perunggu dalam snapshot Sabtu malam. Bahrain kemudian berada satu tingkat di bawahnya dengan 11 emas, lima perak, dan enam perunggu. Tambahan prestasi Hong Kong pada hari terakhir kompetisi antara lain datang dari tenis. Coleman Wong meraih emas bersejarah bagi Hong Kong pada 3 Oktober. Pergerakan ini kembali menunjukkan bahwa klasemen belum sepenuhnya terkunci menjelang penutupan.
Indonesia Bertahan dengan Lima Medali Emas
Indonesia berada di peringkat ke-15 dalam pembaruan Sabtu malam dengan lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Total sementara itu berarti Merah Putih mengumpulkan 39 medali. Sebelumnya, Indonesia telah melampaui target empat emas setelah Nurisa Dian Ashrifah merebut emas panahan compound individual putri. Prestasi tersebut juga mencatat sejarah karena menjadi emas panahan pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan di Asian Games. Dengan lima emas, target awal memang telah dilewati. Namun, peluang menambah koleksi masih menjadi perhatian menjelang berakhirnya seluruh pertandingan.
Baca Juga: Dua Skenario Hukuman Manchester City, Degradasi hingga Pengusiran Liga
Final Sport Climbing Belum Menghasilkan Tambahan Medali
Peluang Indonesia menambah koleksi dari nomor lead sport climbing belum menghasilkan medali. Pada nomor putri, Alma Ariella Tsany mengakhiri final di posisi kelima, sedangkan Sukma Lintang Cahyani berada di urutan kedelapan berdasarkan data dalam pembaruan Sabtu malam. Sementara itu, Putra Tri Ramadani menempati posisi kelima pada final putra dan Raviandi Ramadhan berada di urutan kedelapan. Hasil tersebut membuat koleksi medali Indonesia belum berubah dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu pada snapshot tersebut. Meski demikian, keberadaan empat wakil di babak final menunjukkan Indonesia mampu bersaing hingga tahap akhir nomor lead.
Hari Terakhir Masih Menyediakan Kesempatan bagi Indonesia
Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berakhir pada Minggu, 4 Oktober. Artinya, posisi Indonesia dalam klasemen medali Asian Games 2026 masih dapat berubah sampai seluruh nomor selesai dipertandingkan. Berdasarkan agenda yang tersedia dalam naskah awal, Indonesia masih memiliki wakil pada cabang berkuda nomor jumping individual. Situasi tersebut membuat klasemen Sabtu malam sebaiknya dipahami sebagai snapshot sementara, bukan hasil akhir. Terlebih, satu tambahan emas dapat menghasilkan perubahan posisi ketika beberapa negara memiliki koleksi yang berdekatan.
Lima Emas Sudah Membawa Indonesia Melewati Target Awal
Terlepas dari posisi akhir klasemen, pencapaian lima emas memiliki arti tersendiri bagi kontingen Merah Putih. Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sebelumnya menyatakan target Indonesia di Aichi-Nagoya adalah empat emas. Kemenangan Nurisa Dian Ashrifah kemudian membawa Indonesia mencapai emas kelima sekaligus melewati target tersebut. Dengan demikian, perhatian pada hari terakhir bukan hanya mengenai posisi klasemen. Performa atlet pada cabang yang masih berlangsung juga menjadi kesempatan untuk memperbesar koleksi medali. OCA turut mencatat emas kelima tersebut membawa Indonesia melampaui target sebelum Asian Games berakhir.
Persaingan Medali Tetap Terbuka Menjelang Penutupan
Menjelang berakhirnya kompetisi, klasemen medali Asian Games 2026 menunjukkan dua gambaran berbeda. China memiliki jarak besar di puncak, tetapi persaingan pada beberapa posisi di bawahnya masih rapat. India berhasil naik, Uzbekistan bergeser, Iran menanjak, dan Thailand turun satu tingkat berdasarkan snapshot Sabtu malam. Indonesia sendiri bertahan di urutan ke-15 dengan lima emas. Karena masih terdapat pertandingan pada hari terakhir, susunan tersebut belum dapat disebut sebagai klasemen final. Pembaruan setelah seluruh pertandingan selesai akan menentukan posisi akhir setiap kontingen di Aichi-Nagoya 2026.
Klasemen Medali Asian Games 2026 Sabtu Malam
Berdasarkan snapshot klasemen Sabtu malam yang menjadi acuan artikel ini, China memimpin dengan 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu. Jepang berada di posisi kedua dengan 83 emas, 95 perak, dan 91 perunggu, disusul Korea Selatan dengan 39 emas, 43 perak, dan 68 perunggu. India menempati posisi keempat (21-27-37), Uzbekistan kelima (21-25-24), Iran keenam (19-18-15), Thailand ketujuh (18-13-21), Kazakhstan kedelapan (12-24-48), Hong Kong kesembilan (11-19-24), dan Bahrain ke-10 (11-5-6). Malaysia berada di urutan ke-11, Korea Utara ke-12, Uni Emirat Arab ke-13, Taiwan ke-14, sedangkan Indonesia berada di posisi ke-15 dengan 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.
